Wednesday, December 11, 2013

Unsaid Words

Tidak banyak yang bisa kutuangkan di postingan kali ini. Mungkin hanya sedikit rasa sakit di tanggal yang katanya bagus ini.

Harus kuakui. Aku bodoh! Ya, aku gadis bodoh yang seharusnya sadar kalau cepat atau lambat, hal ini akan terjadi. Dan benar nyatanya! Bahkan, tidak hanya sekedar sakit hati biasa.

Aku tahu aku tidak boleh berharap lebih, tapi apakah begini akhirnya? Apa kamu tidak bisa pahami perasaanku? Aku setiap saat berusaha hargai perasaanmu, tapi apa yang kamu yang lakukan ke aku? Salah aku ke kamu itu apa sih, sampai kamu tega melakukan ini semua?

Fine lah, setidak aku sudah pahami keputusanmu. Tapi ini mah namanya kamu tega! Setelah apa yang kamu lakukan, kamu hempaskan aku gitu aja? Okay, I accept it! Thank you for everything.

Dan jika suatu hari kamu menyesal dengan keputusanmu, maafkan aku, aku mungkin saja tidak akan terus bersamamu. Aku akan beralih darimu, karena kesempatan tidak datang setiap saat, sayang. Maafkan aku yang egois, ingin memiliki dirimu, namun tiba-tiba saja meninggalkan dirimu. Tapi, ini bukan seratus persen kesalahan diriku, camkan baik-baik!

Aku hanya ingin kau tahu, aku bukan wanita murahan dan bukan wanita idiot yang bisa kamu pakai sesukanya. Cari saja wanita lain untuk kau permainkan, dan maaf saja wanita itu bukan aku :) Because you have to know that I'm not an easy person to face!

But, aku tetap berterima kasih kepadamu, setidaknya kau masih menganggap diriku berharga, walau hanya sebatas adik :)

P.S. : Kamu kan juga punya adik kandung, why aku juga kamu anggap adik kalau kamu udah punya adik?

No comments:

Post a Comment